Detail Berita





Teliti Budaya Ojhung, Mahasiswa Unesa Rekomendasikan Sport Tourism di Madura


oleh: Admin      Tanggal: 22-06-2019      328 pembaca

Siapa yang belum mengenal istilah Sport Tourism? Mungkin, banyak dari kita sekadar mendengar istilah tersebut namun belum paham betul terkait sport tourism.

Sport Tourism atau wisata olahraga merupakan jenis perjalanan untuk berpartisipasi dalam kegiatan olahraga, baik sekadar rekreasi, berkompetisi, maupun bepergian ke situs-situs olahraga seperti stadion. Sport Tourism atau Pariwisata Olahraga merupakan paradigma baru dalam pengembangan pariwisata dan olahraga di Indonesia.


Salah satu upaya yang dapat dikembangkan melalui sport tourism ini adalah dengan mengangkat sebuah tradisi ojhung. Tradisi ojhung merupakan seni pertarungan dengan saling memukul dan menangkis anggota badan lawan dengan menggunakan sebuah rotan yang ditengahi atau dipandu oleh seorang wasit.

Kesenian ini menonjolkan kekuatan fisik dari pemainnya. Seni ini dapat dimainkan oleh siapapun, baik orang remaja sampai dewasa, baik kaum laki-laki maupun perempuan.

Melihat potensi ojhung yang cukup menarik bila dikembangkan, maka di tangan mahasiswa fakultas ilmu olahraga Unesa yakni Febryansah Gilang menangkap peluang dengan mengembangkan sport tourism pada seni tradisional ojhung.


Seni tradisi ojhung memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi sport tourism berbasis budaya. Dalam hal ini, sport tourism berbasis budaya menggabungkan kegiatan olahraga dengan kekuatan seni tradisi ojhung, ungkap Gilang saat diwawancara.

Menangkap potensi yang cukup besar, tentu tidak ingin dilewatkan begitu saja. Apalagi terkait pengenalan sport torism di wilayah Madura masih belum terjamah. Maka, potensi pengembangannya pun dapat berjalan dengan baik.


Selain itu dengan adanya sport tourism di wilayah Madura, tentu akan mendongkrak ekonomi di pulau garam itu. Pengenalan sebagai objek wisata baru pun akan mengundang banyak wisatawan domestik maupun mancanegara sehingga kebermanfaatannya cukup tinggi.

Ojhung dengan berbasis sport tourism ini berpotensi pula untuk meningkatan potensi wisata dan warisan kebudayaan Indonesia.


Meski cukup sulit dilakukan pengembangan wisata olahraga perlu dilakukan, karena pengembangan wisata olahraga memiliki nilai jual yang tinggi. Hasil yang diperoleh pun bukan sekadar cuma-Cuma, melainkan berkualitas.

.


Kembali